RSS

Category Archives: Gizi Buruk

Lihatlah: "Anak-Anak Kelaparan"

Lefidus Malau menulis tulisan panjang ini ..

Read the rest of this entry »

 
14 Comments

Posted by on 22/03/2009 in Gizi Buruk, Kesehatan

 

Apa terlalu mengobati daripada mencegah?

Hallo Pak Agus, salam Kenal. Permasalahan gizi buruk jelas tanggungjawab pemerintah dan juga masyarakat. Saya menyoroti dari aspek pemerintah saja dulu, khususnya programnya. Pendekatan utama yang dijalankan selama ini belum tepat. Pemerintah, termasuk petugas kesehatan terfokus pada pendekatan kuratif dan rehabilitatif, sehingga aspek pencegahan dan peningkatan kesehatan sering terabaikan atau dilaksanakan tidak optimal. Saya sangat yakin jika program diarahkan lebih banyak pada kegiatan tersebut, secara signifikan akan mengurangi masalah.

Apa hubungannya sepakbola sama gizi buruk?

 
8 Comments

Posted by on 22/03/2009 in Gizi Buruk, Kesehatan

 

Tags: ,

Peranan Anggaran Pemerintah

Kenapa Pemerintah begitu diragukan bisa memberikan kontribusi penyelesaian Kasus Gizi Buruk ? Justru bila itu berada di kabupaten/kota tertentu akan sangat membantu bila dana pemerintah yang bergerak duluan? Komentar tentang anggaran saya jadikan satu saja demi membuat kita mudah membaca dan berkomentar dalam masalah ini. Lanjuuuut..

 
12 Comments

Posted by on 13/03/2009 in Gizi Buruk, Kesehatan

 

Debat Peran Puskesmas

Balita bergizi buruk menandakan keacuhan lingkungan tempat tinggal ybs, apabila diantara tetangga/ Lingkungan terdapat kepedulian yang tinggi maka hal ini tak akan terjadi, selain itu juga menunjukkan BETAPA RENDAHNYA TINGKAT KEPEDULIAN PEMERINTAH KITA BAIK YANG DIPUSAT, PROPINSI KOTA BAHKAN SAMPAI LINGKUNGAN RT / RW. aku rasa tidak mungkinPERANGKAT DESA ( termasuk PUSKESMAS ) tidak mengetahui ada warga yang menderita tetapi MEREKA TUTUP MATA TUTUP TELINGA DENGAN DALIH TIDAK ADA DANA, TETAPI MEREKA JUGA TIDAK BERUSAH MENCARI SOLUSI.

Mas Fahmi ….

 
2 Comments

Posted by on 10/03/2009 in Gizi Buruk, Kesehatan

 

Tags: , ,

Faktor Budaya di Sulawesi

Ronie Bahlul, tampaknya berasal dari Sulawesi Selatan, bercerita tentang keadaan Gizi Buruk di Daerah Pinggiran Makasar. Berikut ini adalah penuturan Roni yang diceritakan di Cause dan pendapatnya tentang Kasus Gizi Buruk yang terjadi di Makasar pinggiran.

Read the rest of this entry »

 
9 Comments

Posted by on 05/03/2009 in Gizi Buruk, Kesehatan

 

Tags:

Usul Brilian dari Angola

Ini yang menurut saya masukan sesungguhnya untuk cause. Untuk memudahkan mengeditnya bagian yg berisikan masukan saya pisahkan dengan pengantar dari Franciscus Boetje Sinartio dari Angola.

Mengenai definisi mana yang masuk gizi buruk, saya kira sudah ada semacam "standard". Di cause kita ini kan banyak dokter dan ahli gizi, mungkin kita bisa dapat masukan dari standard yang biasa dipakai.
saya hanya mau coba memberi masukan apa saja yang bisa kita lakukan, dengan menggunakan kelebihan kita yaitu network kita yang tersebar diseluruh Indonesia bahkan ada juga di luar negeri. Kita bisa bergerak sendiri sendiri, bisa bersama sama. Dan kalau perlu dikoordinir dari cause ini.
Oh ya, gizi buruk itu bisa juga karena yang diperlukan badan lebih daripada yang diterima oleh badan. jadi bisa berbeda untuk setiap situasi/orang.
Sebagai penutup, saya mau tanya kekurangan air bersih apa dianggap kekurangan gizi juga? kalau iya berarti pencegahannya harus kita masukkan dalam kegiatan kita mohon diskusinya, supaya kita bisa perbaiki, dan kita pilih yang mana yang bisa kita lakukan bersama.

Bagaimana usulannya?

 
8 Comments

Posted by on 05/03/2009 in Gizi Buruk, Kesehatan

 

Tags:

Diskusi Gizi Buruk dan Kemiskinan

Tulisan berikut adalah dari Razaq Manan Ahmad di Causes Indonesia Bebas Gizi Buruk 2015

plurker04 Gizi buruk merupakan ancaman besar, tidak hanya bagi negara kita, tapi juga bagi dunia. Anda pasti sadar, gizi buruk memiliki korelasi yg sangat erat dan saling mempengaruhi dgn kemiskinan. Korelasi kemudian ini, kemudian coba dikonsepkan dan hasilnya keluarlah sebuah konsep yang dinamakan Cycle of Poverty (Lingkaran Kemiskinan).
Dalam konsep tersebut, hanya ada 2 variabel ; yakni poverty (kemiskinan) dan malnutrition (gizi buruk). Dan bagi banyak pihak, untuk menghancurkan kelangsungan "Cycle of Poverty" tersebut, kunci utamanya adalah dengan mengatasi permasalahan malnutrisi di tingkat balita dan anak-anak.
Balita dan anak-anak adalah masa depan bangsa. Generasi penerus bangsa. Di pundak merekalah kita meletakkan masa depan bangsa ini. Apa jadinya bangsa ini bila balitanya menderita malnutrisi????
Jika seorang balita ato anak2 menderita malnutrisi, maka dapat diprediksi IQ nya akan lebih rendah, kemampuan belajarnya rendah, kecerdasannya rendah, dan kesehatannya pun rendah. Hal-hal demikian ini, bila dibiarkan akan semakin membuat bangsa ini semakin miskin. Karena, balita dan anak penderita malnutrisi ini, bila tidak ditangani secara cepat dan tepat, di masa dewasanya ia akan menjadi dewasa dengan tingkat produktivitas yg rendah dan tingkat kesehatan yg rendah. Dengan tingkat produktivitas dan kesehatan yg rendah itu, maka dapat dipastikan ia akan memperoleh penghasilan yg rendah itu. Penghasilan yg rendah akan semakin menjerumuskannya pada kemiskinan.
Kemudian apabila dia berkeluarga dan memiliki anak, tentunya penghasilan rendah yg didapatnya tak akan mampu membelikan makanan yg cukup nutrisi bagi keluarganya. Ini tentunya akan membuat anak-anaknya menjadi penderita malnutrisi pula.
Dan hal ini akan terus berlanjut sampe kapanpun bila kita tidak segera melakukan intevensi nutrisi untuk menanggulangi malnutrisi tersebut.  So, jika sebuah bangsa ingin membebaskan rakyatnya dari kemiskinan, maka bebaskan rakyatnya dulu dari permasalahan malnutrisi.

Kita Lanjutkan Diskusinya ..

 
5 Comments

Posted by on 04/03/2009 in Gizi Buruk, Kesehatan

 

Tags: , ,