RSS

Penyebab Malnutrisi

01 Mar

Gizi Buruk, Penyebab Malnutrisi

Ini adalah diagram resmi tentang penyebab terjadinya Gizi Buruk yang dianut oleh instansi pemerintah yang menggunakan kebijakan yang sama dalam menanggulangi gizi buruk. Penjelasannya gini ..

Krisis politik dan ekonomi yang terjadi menyebabkan meningkatnya kemiskinan disertai dengan pendidikan rendah, menurunnya ketersediaan pangan  dan kesempatan kerja.

Pengangguran meningkat, cari makan makin susah, biaya pendidikan meningkat – yang mampu membeli pendidikan berkualitas hanya yang tidak terlibas krisis. Di desa sudah jamak kalo orangtua mengawinkan anak setelah lulus SMP. Sehingga ibu-ibu baru adalah ibu-ibu yang belum siap untuk momong anak. Ibu-ibu yang belum cukup mendapatkan pembekalan  tentang berumah-tangga, bagaimana merawat anak, bagaimana berkomunikasi dengan suami.

Di tempat saya bertugas sekarang, masih banyak terjadi perkawinan siri anak perempuan usia di bawah 16 tahun. Mereka kadang menggunakan KTP orang lain untuk bisa diloloskan menikah oleh KUA. Bayangkan, lahir batin belum siap untuk punya anak. Ditambah lagi status sosial yang berada dibawah garis kemiskinan. Lengkap sudah. Kurang makan di rumah. Ibu ngga bisa ngasuh anak. Lingkungan kotor.

Kekurangan makanan yang bergizi dan pola asuh ibu baru yang tidak memperhatikan kecukupan gizi – terkadang malah bekerja dibanding ngurus anak – lambat laun akan mengakibatkan rendahnya asupan gizi dari yang seharusnya diterima anak. Begitu pula lingkungan yang tidak memadai untuk tinggal, seadanya ditambah dengan ketidaktahuan ibu muda dalam hal kesehatan akan meninggikan kemungkinan terjadinya infeksi pada bayi dan anak.

KURANGNYA ASUPAN

Anak seharusnya mendapatkan cukup makanan yang bergizi, kalori dari karbohidrat untuk beraktivitas, dan protein sebagai pembangun badan. Bukan hanya menjadi otot, tapi yang lebih penting, otak. Ketidakmampuan badan membentuk otak ini tidak hanya tercermin dari kurangnya head circumference (lingkar kepala) akan tetapi juga dari kenyataan bahwa fungsinya akan berkurang. Ini yang berat. Kalaulah cuma kurang se-ons kemudian ditambah nanti balik lagi ngga masalah. Akan tetapi karena ada beberapa yang berdampak di masa depan, ini yang membuat kita akan mengenal istilah lost generation.

Terlebih pada saat balita anak sedang aktif-aktifnya. Untuk asupan anak normal saja seharusnya juga barangkali sudah kurang. Apalagi balita dengan kurang gizi. Mula-mula memang kekurangan tidak terlihat, namun lambat laun bila terjadi kekurangan asupan zat gizi makro (protein, karbohidrat dan lemak) maka otot sebagai sumber protein mulai dipecah. Mulai dari anggota gerak, badan sampai bokong, dan terakhir kepala. Di blog ini terlihat pada blavatarnya.

INFEKSI

Terjadinya infeksi akan meningkatkan penggunaan zat gizi yang seharusnya digunakan untuk badan. Karena kuman menumpang hidup dalam badan kita maka anak yang terkena infeksi akan membutuhkan lebih banyak lagi zat gizi untuk berbagi dengan kuman. Badan makin lama makin kurus. Protein yang harusnya digunakan untuk membentuk antibodi diambil oleh kuman. Dan tentu saja makin terjadi kekurangan yang nyata.

Mulailah terjadi gangguan pertumbuhan, ini bisa dideteksi sederhana dengan menggunakan KARTU MENUJU SEHAT (KMS). Pada KMS akan terlihat menyebrang pita warna (T1), Tetap tidak bertambah (T2) atau malah turun (T3). Untuk ketiga jenis gangguan pertumbuhan ini masih bisa tumbuh kejar. Bila belum menyeberang ke bawah garis merah (BGM).

Bila sudah BGM akan terus memburuk dengan menjadi Malnutrisi Akut (Kurus / z-score <-2). dan bila terus memburuk akan menjadi Gizi Buruk (Sangat Kurus / z-score ≤-3).Sick smile

dragus.cn, other pieces of mine

About these ads
 
Leave a comment

Posted by on 01/03/2011 in Artikel

 

Tags:

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

%d bloggers like this: